Kenaikan BBM Cambuk Merebut Republik

0
217
Ilustrasi BBM Naik (Foto : Waspada.co.id)

INDRAGIRI.com – Sekilas judul tulisan ini provokatif, memang begitu adanya, namun provokatif ini tidak akan mengarah kepada anrarki. Mulai malam senin tanggal 17 november 2014, pesan yang ada dibbm saya adalah komentar tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), berbagai macam komentar tentang tentang hal tersebut. Ada yang terkesan marah, ada pula yang memaklumi kenaikan harga BBM tersebut.

Saya sendiri memang terasa janggal dengal kenaikan BBM tersebut. Alasan yang ada dibenak saya adalah kalaupun pemerintah ini ingin menaikkan pastilah diakhir desember. Sebab Pertamina sendiri menganggarkan ketersediaan BBM bersubsidi sampai akhir desember, nah Presiden Jokowi sudah menaikkan harga BBM dipertengahan november.

Melihat kenaikan BBM ini adalah suatu kemirisan bagi kita bangsa Indonesia, tidak ada yang menyangkal negeri ini sangat kaya dari berbagai sumber daya, terlebih sumber alam. Namun kekayaan ini tak lantas membuat penduduk negeri ini sejahtera. Pertanyaannya apakah yang salah dalam hal ini,? dan bagaimana membuatnya terbalik dari tidak sejahtera menjadi sejahtera?.

Dalam hal ini,  ada dua hal yang menjadi penyebab sekaligus bisa dijadikan solusinya. Penyebabnya adalah dua hal menurut hemat saya. Pertama, Penduduk negeri ini tidak menguasai sains. Kedua, Negeri ini tidak jelas mengarahkan nilai dan laku untuk rakyatnya.

Tidak mengusai sains menyebabkan kita akan terus menjadi konsumen dan tidak akan menjadi produsen. Bukankah konsumen akan terus mengeluarkan biaya. Sedangkan tidak diarahkan rakyat pada tata nilai dan tata laku mengakibatkan penduduk ini tidak punya kepribadian.

Solusi yang saya tawarkan adalah :

  1. Revolusi Saintifik adalah suatu kemestian, pemerintah dan pihak swasta harus mendorong upaya penelitian-penelitian guna melahirkan produk-produk guna memudahkan pengolahan sumber daya alam di Indonesia. Selain itu pengiriman mahasiswa – mahasiswa keberbagai universitas ternama dan berkualitas didunia juga sangat diperlukan.
  2. Solusi selanjutnya adalah menanamkan ideologi pancasila sebagai tuntunan arah untuk menciptakan generasi yang khas Indonesia, dalam tahapan ini pemerintah harus mengurai pancasila dalam tata nilai dan tata laku, dan disosialikan melaui lembaga formal maupun non formal. Penguraian pancasila melalui tata nilai dan tata laku adalah pagar rohani dari tindakan curang terhadapa orang lain dan negara.

Diakhir tulisan ini, saya mengajak kepada seluruh kompenen bangsa ini untuk merebut (memanfaatkan) apa yang kita miliki termasuk sumber daya alam di negeri ini.  Revolusi saintifik dan mengamalkan nilai pancasila sebagai karakter masyarakat bangsa ini. Bravo Indonesia.

Oleh : Abdul Malik Al-Munir, Kelahiran Pulau Palas – INHIL Riau, saat ini menimba ilmu di Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jurusan Study Qur’an Hadist. Pendiri Rumah Peradaban yang bergerak dibidang Social Kemasyarakatan.