INDRAGIRI.com, Pekanbaru – Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK), Dr. Baharudin, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan "Refleksi, Evaluasi, dan Penyusunan Praktik Baik Sekolah Binaan Tahun 2023 dan Sekolah Binaan Tahun 2024" yang digelar di BPMP Provinsi Riau pada 7 November 2024. Acara ini diikuti oleh 94 sekolah binaan dari seluruh Riau yang tergabung dalam program Gerakan Sekolah Sehat (GSS).
Dalam sambutannya, Dr. Baharudin menegaskan pentingnya evaluasi dan refleksi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Riau, khususnya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan berkualitas. "Kegiatan ini adalah langkah penting untuk memahami dan menyebarluaskan praktik baik yang telah diterapkan, sehingga bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya," ujarnya.
Kepala BPMP Riau, Dr. Nilam Suri, juga memberikan sambutan, menekankan bahwa program ini merupakan upaya untuk mendorong sekolah-sekolah binaan agar menerapkan praktik terbaik yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 94 sekolah binaan di Propinsi Riau, termasuk utusan dari TK Viedu Inklusi Tembilahan, SMPN 1 Tempuling, SMPN 2 Tembilahan Hulu, SDN 011 Sungai Salak, SDN 013 Tembilahan Hilir dan SMAN 1 Tembilahan Hulu. Selain itu turut hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan kepala dinas dari berbagai kabupaten di Riau turut hadir dalam pembukaan acara ini.
Kegiatan yang berlangsung hingga 9 November 2024 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan standar pendidikan dan kesehatan di sekolah-sekolah Provinsi Riau, mendukung Gerakan Sekolah Sehat (GSS) yang berfokus pada lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi siswa. (Rep/Dirman)
0 Komentar