Breaking News

Kapolsek Kateman Lepas Arak-arakan Pengantin Sahur

 


INDRAGIRI.com, TAGARAJA – Kapolsek Kateman KOMPOL ERMANTO SH MH secara resmi melepas arak-arakan Pengantin Sahur yang diselenggarakan oleh WEDDING GROUP KATEMAN di Sungai Guntung, Minggu (23/3/2025) dini hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi meriah di bulan suci Ramadhan 1446 H, yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kebudayaan mamasyarakat.

Tahun ini menjadi tahun perdana digelarnya Pengantin Sahur di Sungai Guntung, namun di berbagai daerah lain, tradisi ini telah menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat. Melihat antusiasme warga, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari budaya lokal yang berkembang.

Dalam sambutannya, KOMPOL ERMANTO SH MH menekankan pentingnya menjadikan acara ini sebagai ajang positif yang dapat menghindarkan generasi muda dari hal-hal negatif, seperti penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.

"Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk menumbuhkan kebersamaan dan semangat positif. Jauhi narkoba, jadilah polisi untuk diri sendiri, dan kapan pun masyarakat membutuhkan, Polri akan hadir. Kami dari Polsek Kateman akan selalu mendukung penuh kegiatan yang membangun dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Kapolsek Kateman dengan penuh semangat.

Hadir dalam pelepasan arak-arakan tersebut, Lurah Tagaraja HENDRI JHON SH, yang turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menghidupkan suasana sahur dengan nuansa unik dan penuh keceriaan.

Acara Pengantin Sahur ini merupakan kegiatan kedua setelah sukses digelar sebelumnya. Berdasarkan berbagai masukan, konsep acara mengalami penyempurnaan agar lebih meriah dan menarik bagi masyarakat. Dimulai dari Balai Rakyat, arak-arakan melewati sejumlah ruas jalan utama di Sungai Guntung, seperti Jl. Puri Tujuh, Jl. Imam Subuh, DAM, Jl. Hasanuddin, Jl. Jendral Sudirman, Jl. Darussalam, Jl. Antasari, Jl. Kesehatan, Jl. Kapten Mukhtar, dan kembali ke Balai Rakyat.

Sepanjang perjalanan, peserta yang mengenakan pakaian khas pengantin disambut dengan antusias oleh masyarakat yang turut menyaksikan. Alunan musik tradisional dan lantunan doa menambah kesyahduan suasana sahur di bulan suci ini.

Kegiatan Pengantin Sahur bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan budaya, mempererat tali silaturahmi, dan menciptakan kebersamaan yang harmonis di tengah masyarakat.

(Rep Leman)

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close